Makna Tumpek Klurut dalam Pujawali di Pura Dalem Setra

Bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Klurut yang jatuh pada Purnama Kapitu, dilaksanakan Pujawali Nadi di Pura Dalem Setra. Upacara ini menjadi momen sakral bagi krama desa untuk melaksanakan persembahyangan bersama sebagai wujud bhakti dan rasa syukur.

Dalam pujawali tersebut, hadir Ida Sesuhunan Tapakan dari Tegeh, Ida Sesuhunan Tapakan dari Banjar Beringkit, Ida Sesuhunan Tapakan dari Pejaten, serta Ida Sesuhunan Tapakan dari Bajra Nodya. Seluruh tapakan melaksanakan yogan di Pura Dalem Setra, menambah kekhidmatan dan nilai spiritual dalam rangkaian upacara.

Tumpek Klurut dikenal sebagai hari pemuliaan terhadap rasa keindahan, keharmonisan, dan kasih sayang. Ketika bertepatan dengan Purnama Kapitu, hari suci ini diyakini memiliki energi spiritual yang lebih kuat, sehingga pelaksanaan pujawali berlangsung dengan suasana yang sangat sakral dan penuh ketenangan.

Pujawali Tumpek Klurut di Pura Dalem Setra ini tidak hanya menjadi sarana persembahyangan, tetapi juga wujud pelestarian tradisi adat dan budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui kegiatan ini, krama desa diharapkan senantiasa menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam sekitar.