Nuanu Bali: Mahakarya di Pesisir Nyanyi

Kamu lagi cari tahu tentang proyek kota kreatif di Bali yang cukup ramai dibicarakan? Nuanu Creative City, singkatnya Nuanu, adalah kawasan kota kreatif terpadu yang dikembangkan di wilayah Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Tabanan, Bali. Nama Nuanu diambil dari kata Bali “nu-anu” yang artinya “sedang dalam proses” — cocok buat tempat yang terus berkembang nih. Nuanu juga bilang terinspirasi oleh filosofi Tri Hita Karana, yakni keseimbangan antara hubungan spiritual, sosial, dan alam. Yuk lanjut baca biar kamu dapat gambaran lengkap.

Apa aja yang ada di Nuanu? Yuk keliling
Sebelum kita lihat hitung-hitungan, intinya area ini dirancang buat mencampurkan aktivitas belajar, seni, alam, kesehatan, dan gaya hidup. Buat kamu yang pengin tahu detail, ini ringkasan fokusnya:

  1. Pendidikan
  • Sekolah ProEd Global School dicatat sebagai proyek operasional pertama yang mulai jalan pada 2023.
  • Ada klaim ada banyak proyek pendidikan lain; satu sumber menyebut lebih dari 30 proyek di area ini.
  1. Seni dan budaya
  • Area ini ditempatkan untuk kegiatan seni dan budaya, termasuk pameran dan festival fotografi.
  1. Alam
  • Nuanu diposisikan sebagai kota ramah lingkungan, dengan bagian besar lahannya ditujukan untuk ruang hijau.
  1. Kesehatan dan kebugaran
  • Ruang terbuka dan fasilitas yang menunjang gaya hidup sehat jadi bagian dari desain kawasan.
  1. Gaya hidup
  • Fasilitas gaya hidup dan acara publik, misalnya konferensi dan festival, sudah menjadi bagian kegiatan di Nuanu.

Kamu bisa membayangkan Nuanu seperti satu kampus multi-fungsi yang juga jadi tempat acara publik dan rekreasi.

Nah, di sinilah hitungannya mulai seru — angka penting
Sebelum masuk angka, catatan singkat buat kamu: beberapa angka yang dilaporkan bisa berbeda antar-penyebutan, jadi saya tulis apa yang muncul dan tandai bila ada klaim berbeda.

  1. Luas area
  • 44 hektar adalah angka umum yang konsisten muncul untuk ukuran Nuanu.
  1. Proporsi ruang hijau
  • Ada klaim berbeda: satu klaim menyebut 50% lahan jadi ruang hijau, klaim lain menyebut sampai 70%. Jadi, angkanya beragam tergantung penyebutan.
  1. Investasi / transaksi
  • Satu laporan menyebut ada perjanjian jual-beli saham senilai sekitar $14 juta antara entitas yang terkait dengan proyek.
  • Ada klaim berbeda lagi yang menyebut angka investasi atau valuasi sekitar $100 juta; ini beda antara sumber.
  1. Waktu pembangunan dan operasional
  • Inisiasi proyek disebut terjadi sejak 2020, pembangunan mulai sekitar 2021.
  • ProEd Global School mulai operasional pertama pada 2023.
  • Nuanu menerbitkan Impact Report yang menyatakan 2025 sebagai tahun operasional publik penuh pertama.
  • Acara besar yang tercatat: Genius Future Summit pada 2–3 Oktober 2025, dan festival FOTO pada 3 Juni–12 Juli 2026.

Angka-angka di atas cocok dipakai sebagai gambaran umum, tapi kalau kamu butuh angka pasti untuk keputusan bisnis atau investasi, sebaiknya cek dokumen resmi proyek atau pernyataan terbaru.

Garis waktu singkat — biar kamu gampang ingat

  1. 2020
  • Disebut sebagai tahun awal inisiasi proyek.
  1. 2021
  • Pelaporan pembangunan mulai berjalan.
  1. 2023
  • ProEd Global School jadi proyek operasional pertama.
  1. 2025
  • Tahun operasional publik penuh menurut laporan internal proyek; juga jadi lokasi konferensi Genius Future Summit pada awal Oktober.
  1. 2026
  • Nuanu tercatat menjadi tuan rumah festival fotografi internasional FOTO pada 3 Juni–12 Juli.

Kronologi ini membantu kamu lihat bagaimana area itu bergerak dari rencana ke operasi.

Siapa yang terlibat — biar kamu tahu mainnya siapa

  1. Sergey (disebut sebagai visioner/pendiri)
  • Nama Sergey, dengan nama belakang yang sering disebut di ruang publik, muncul sebagai pendiri/visioner Nuanu; latar belakangnya disebut pernah membangun dan memimpin perusahaan pembayaran digital Qiwi.
  1. Genius Group
  • Muncul terkait transaksi jual-beli saham senilai $14 juta dan juga sebagai penyelenggara salah satu konferensi besar yang diadakan di Nuanu.

Keterlibatan pihak-pihak ini memberi sinyal tentang arah proyek dan kapasitas untuk menggelar event besar serta menarik investasi, tapi detail peran operasional sehari-hari perlu dicek lebih lanjut.

Enak-gaknya: peluang dan hal yang perlu dicermati (buat kamu yang mau ikut ambil bagian)
Sebelum bahas ini, catatan: apa yang saya tulis di bawah berdasar keterangan yang sudah disebut; kalau ada aspek operasional spesifik yang tidak dibahas di situ, saya tandai sebagai perlu dicek.

  1. Peluang
  • Ruang hijau besar (klaim 50% sampai 70%) cocok buat konsep kota ramah alam dan kegiatan luar ruang.
  • Sekolah yang sudah jalan (ProEd Global School) bisa jadi anchor tenant yang menarik keluarga dan kegiatan pendidikan.
  • Adanya event besar menandakan kapasitas penyelenggaraan acara publik dan potensi kunjungan.
  1. Hal yang perlu dicermati / diverifikasi
  • Persentase ruang hijau yang berbeda-beda perlu dipastikan kalau kamu mau tahu besaran zonasi hijau sebenarnya.
  • Angka investasi/valuasi yang bertolak belakang ($14 juta vs $100 juta) perlu klarifikasi bila berkaitan dengan peluang kerja sama atau pembiayaan.
  • Ada klaim tentang konsep tanpa kendaraan berbahan bakar fosil menurut satu penyebutan — kalau kamu berminat membuka usaha ritel atau logistik di sana, cek aturan transportasi dan aksesibilitasnya.
  • Kebutuhan kerja sama pihak ketiga untuk operasional harian (mis. pengelolaan fasilitas, transportasi internal, layanan publik) tidak dijelaskan secara rinci; ini perlu kamu verifikasi jika mau terlibat.

  • Nuanu Bali adalah proyek kota kreatif 44 hektar di Pantai Nyanyi yang menonjolkan integrasi pendidikan, seni, alam, kesehatan, dan gaya hidup dengan ambisi jadi kota ramah lingkungan berdasarkan filosofi Tri Hita Karana. Ada klaim ruang hijau besar dan beberapa inisiatif operasional yang sudah berjalan, tapi beberapa angka kunci tentang proporsi hijau dan nilai investasi masih berbeda-beda antar-penyebutan sehingga perlu verifikasi lebih jauh jika kamu hendak ambil keputusan.