OMASYS itu basically sistem order untuk cafe dan resto yang bikin pelanggan bisa scan QR, lihat menu, pesan, dan bayar langsung dari HP mereka. No app download. Simple flow, branded experience, dan katanya free untuk merchant: Rp 0 subscription. Yang perlu dibayar cuma 3% app fee per transaksi kalau customer bayar online lewat platform. Cash? No fee.
Soal biayanya: intinya dulu
- Biaya dasar
- Subscription untuk merchant: Rp 0 (gratis).
- Fee untuk transaksi online lewat OMASYS: 3% per transaksi.
- Pembayaran tunai tidak dikenai fee.
- Catatan penting (jelas dan harus dipahami)
- Informasi tarif ini datang dari penawaran OMASYS. Untuk angka lain seperti biaya gateway pihak ketiga atau biaya bank, perlu dicek sendiri karena tidak tercantum di sini.
- Jika kamu bandingin, beberapa payment gateway di pasar biasanya punya fee yang berbeda; angka 3% adalah angka platform OMASYS untuk transaksi online melalui sistem mereka, bukan jaminan total biaya pembayaran jika ada integrasi tambahan.
Cara pakainya (quick user flow)
- Di meja: pasang QR code di meja.
- Pelanggan scan pakai kamera HP.
- Mereka langsung diarahkan ke menu digital di browser, dengan logo dan warna resto kamu.
- Di layar pelanggan: pilih & checkout.
- Menu show foto, deskripsi, harga, kategori, label promo.
- Pilih jumlah, catatan, tipe: Dine In / Take Away / Self Pick Up.
- Bisa masukkan voucher/promo.
- Pembayaran & konfirmasi
- Opsi pembayaran online (credit card, bank transfer via optional integration) atau pilih cash di kasir.
- Kalau bayar online, OMASYS kenakan 3% app fee. E-receipt keluar otomatis.
Itung-itung simpel: contoh ilustrasi (asumsi)
- Contoh hitungan singkat (asumsi)
- Diasumsikan rata-rata nilai transaksi Rp 100.000.
- 3% fee berarti sekitar Rp 3.000 per transaksi online.
- Implikasi kasarnya
- Kalau 100 transaksi online per bulan, total fee OMASYS sekitar Rp 300.000.
- Angka di atas sifatnya estimasi; volume transaksi, rata-rata nilai order, dan pilihan pembayaran pelanggan akan mempengaruhi total biaya.
Strategi bisnis: ngatur fee tanpa bikin repot pelanggan
- Opsi harga dan kebijakan (hal yang perlu divalidasi dengan bisnis kamu)
- Absorb fee: kamu yang tanggung 3% untuk menjaga harga yang familiar ke pelanggan. (Perlu dicek margin makanan/minuman.)
- Transfer ke pelanggan: tambahkan convenience fee kecil atau sedikit naikkan harga menu online. (Perlu cek regulasi lokal soal surcharge.)
- Gunakan mix payment: dorong pembayaran cash untuk transaksi kecil atau punya promo khusus cashless untuk top-selling item agar customer behavior terarah.
- Operasional yang sejalan dengan fitur OMASYS (berdasarkan apa yang disebutkan)
- Branding eksklusif: tampilan order menampilkan brand kamu, jadi tidak terasa like third-party marketplace.
- Onboarding cepat dan didukung: setup QR menu bisa live cepat, with free setup consultation.
- Multi-outlet management akan hadir di update berikutnya, jadi kalau kamu punya beberapa cabang, fitur itu mungkin membantu saat rilis.
- Hal yang perlu dicek lebih lanjut (asumsi)
- Apakah fee 3% sudah include biaya payment gateway (card processing) atau masih perlu integrasi tambahan dengan biaya lain. Ini harus ditanyakan saat konsultasi.
- Integrasi rekening bank atau settlement timing: perlu konfirmasi langsung karena tidak tercantum detailnya.
Enak-Gaknya (plus-minus praktis)
- Plus
- No subscription cost makes sense untuk merchant with tight cash flow.
- Branding eksklusif bikin customer experience terasa milik resto kamu.
- Alur yang tanpa app lowers friction dan biasanya menaikkan conversion rate pesan langsung di meja.
- Minus atau hal yang mesti diperhatikan
- 3% app fee untuk pembayaran online jadi biaya operasional tambahan kalau banyak customer yang bayar cashless.
- Keberhasilan pembayaran digital juga tergantung literasi digital staf dan pelanggan; training dan SOP tetap diperlukan.
- Jika butuh fitur lanjutan (mis. sinkron pembayaran dengan akuntansi eksternal), perlu cek apakah OMASYS support atau perlu solusi tambahan.
Langkah praktis kalau mau coba
- Daftar & setup
- Hubungi untuk free setup consultation via WhatsApp +62 811 386 2200 atau email marketing@studiokami.com.
- Alamat kantor: Jl. Serma Made Pil No.10B, Denpasar, Bali.
- Tes & pantau
- Livekan QR di beberapa meja dulu. Monitor order dan preferensi pembayaran lewat dashboard.
- Perhatikan metrik: persentase transaksi online vs cash, average ticket, dan fee bulanan.
Kesimpulannya singkat
OMASYS menawarkan model biaya yang jelas: gratis langganan untuk merchant dan 3% app fee saat customer bayar online, sementara cash bebas fee. Strateginya gampang: pahami rasio pembayaran di resto kamu, lalu pilih apakah fee itu mau diserap, dialihkan, atau dimitigasi lewat pricing/promo. Detail operasional seperti rincian biaya gateway atau settlement perlu ditanyakan langsung saat konsultasi setup.